TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengklaim telah "sepenuhnya menghancurkan" Angkatan Laut Iran dan hanya menyisakan "perahu-perahu kecil dengan senapan mesin di atasnya".

Namun "perahu-perahu kecil" ini—yang dijuluki "armada nyamuk" oleh sebagian analis negara-negara Barat —memiliki daya sengat.Selama berbulan-bulan mereka membantu militer Iran menyebabkan gangguan serius di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.

Baca juga: Iran Yakin Raup Untung Besar jika Berhasil Kuasai Selat Hormuz

Upaya tersebut, menurut para ahli, dimaksudkan untuk merugikan ekonomi global dan menekan Washington agar tidak lagi berperang dengan Teheran.

Apa itu armada nyamuk dan apakah serangan mereka efektif?