YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus rumah pahlawan nasional dr Sardjito berharap aset bersejarah di Jalan Cik Di Tiro Nomor 16, Terban, Yogyakarta dibeli oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) atau Universitas Islam Indonesia (UII).

Untuk diketahui, Sardjito merupakan sosok perintis dan Rektor pertama UGM pada 1950-1961. Ia juga pernah menjadi Rektor UII selama sembilan tahun pada 1961-1970.Bangunan rumah mengusung gaya klasik dengan atap segitiga runcing ini memiliki nilai historis tinggi.

Rumah tersebut tidak hanya menjadi hunian pribadi Sardjito, tetapi juga tempat diskusi kebangsaan para tokoh politik nasional.

Di sini pula, Sardjito mengembangkan dan melestarikan jamu, termasuk obat peluruh batu urine yang ditemukan untuk kesembuhan istrinya, Soeko Emmi.

Baca juga: Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogyakarta Dijual, Pengurus Berharap Tidak Dialihfungsikan Jadi Kafe