Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa dua kapal tanker minyak mencoba melintasi Selat Hormuz dengan dukungan Amerika Serikat.

Media lokal Iran melaporkan bahwa kapal tanker itu menghantam ranjau laut, setelah berlayar menyimpang dari jalur ditetapkan oleh pihaknya di Selat Hormuz.

Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran kembali mencegat enam kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz melalui rute yang tidak disetujui otoritas Iran.