Donald Trump membuka dokumen intelijen yang sebelumnya dirahasiakan terkait dugaan campur tangan China dalam pemilu AS.

Donald Trump membuka dokumen intelijen yang sebelumnya dirahasiakan terkait dugaan campur tangan China dalam pemilu AS.

Trump membuka dokumen intelijen yang sebelumnya dirahasiakan soal dugaan campur tangan China di pemilu AS. Ia mengklaim China mengakses 220 juta data pemilih.