Bali dinilai jauh lebih realistis untuk mengejar momentum pengalihan dana internasional saat ini karena beberapa faktor penentu.

Pemerintah dan DPR RI sedang menyusun payung hukum untuk Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Bali, bertujuan menarik investasi global.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak Pusat Finansial Internasional (PFI) ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim karena terlalu sepi.