Bahlil menyebut banyak importir BBM tidak senang dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin.

"Jadi, sekarang tinggal kita impor bensin tinggal 20 juta kiloliter. Nah, ini memang para importir marah," kata Bahlil.

Bahlil menyebut banyak importir BBM tidak senang dengan upaya pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin.

Kementerian ESDM memetakan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional jenis bensin mencapai sekitar 40 juta kiloliter (KL) per tahun.