Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga minyak dunia tidak akan kembali normal 'dalam semalam' meski AS-Iran sudah damai.

Harga minyak dunia turun lebih dari 3 persen setelah muncul sinyal pembukaan kembali Selat Hormuz

Harga minyak mulai turun seiring Iran yang akan menyepakati pembukaan Selat Hormuz. Kesepakatan ini dilakukan bersama dengan Amerika Serikat (AS).

Harga minyak dunia anjlok pada Minggu setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Harga minyak dunia turun lebih dari 4 persen setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan awal untuk membuka Selat Hormuz.

Donald Trump mencabut blokade laut AS terhadap pelabuhan Iran serta membuka kembali Selat Hormuz, sehingga aliran minyak global kembali berjalan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga minyak dunia tidak akan kembali normal 'dalam semalam' meski AS-Iran sudah damai.

Masih terlalu dini bagi kapal-kapal untuk mulai berlayar melewati Selat Hormuz, meski Trump sudah membuka lagi jalur pengiriman minyak itu.

Presiden Trump mengumumkan kapal-kapal mulai bergerak di Selat Hormuz setelah kesepakatan damai AS-Iran.

Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan “sepenuhnya dibuka” pada Jumat (19/6/2026).

Pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas mendesak karena kemacetan jalur pelayaran tersebut berdampak pada ekonomi global.

Mengakhiri kekerasan tanpa menyelesaikan penyebabnya berarti membeli waktu, bukan membeli perdamaian.