KOMPAS.com – Harga minyak dunia kembali melemah dan menyentuh level terendah sejak awal Maret 2026.

Penurunan harga minyak terjadi seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dapat membuka kembali Selat Hormuz.Mengutip Bloomberg, kontrak minyak Brent ditutup turun 3,4 persen menjadi 87,33 dollar AS per barrel pada Jumat (12/6/2026). Level tersebut merupakan yang terendah sejak 5 Maret 2026. Secara mingguan, harga minyak Brent terkoreksi 6,2 persen.

Baca juga: Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Bisa Sentuh 150 Dollar AS

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turun 3,2 persen. Di pasar energi lainnya, harga gas alam Eropa sempat merosot hingga 8,4 persen.

Penurunan harga minyak dipicu laporan bahwa AS dan Iran semakin dekat menuju kesepakatan yang memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz.