AS resmi luncurkan serangan bom ke berbagai wilayah Iran atas perintah Trump. Teheran balas dengan menutup total Selat Hormuz bagi semua kapal.

Iran melayangkan ancaman balasan setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan di sekitar Selat Hormuz, Rabu (10/6/2026).

Donald Trump berjanji akan “menghantam mereka dengan keras” setelah perundingan untuk mengakhiri damai mengalami kebuntuan.

Iran melalui komando militernya, Khatam al-Anbia Central Headquarters, mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz pada Kamis (11/6/2026).

Jalur energi penting Selat Hormuz kembali dinyatakan tutup oleh Iran.