Iran menyerang aset-aset militer AS di Kuwait dan Bahrain. Washington mengklaim serangan rudal dan drone Teheran berhasil dicegat atau gagal mengenai target.

AS kembali menyerang situs radar dan pengendali drone Iran selama akhir pekan. Sementara, IRGC mengeklaim telah menargetkan pangkalan AS.

IRGC pada Senin (1/6/2026) mengeklaim telah menyerang pangkalan AS, setelah Washington menyerang menara telekomunikasi di Iran.

AS menyerang sejumlah situs radar dan pusat komando Iran menyusul penembakan jatuh drone MQ-1 Predator oleh pasukan Iran pada Minggu (1/6/2026).

Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara yang menyasar sejumlah instalasi radar di kawasan pesisir selatan Iran, Jumat (5/6/2026).