WARPTECHNEWS · LAB
HomeAIBusinessTechArchive
WARPTECH LAB NEWS

Warptech Lab News aggrega le notizie più rilevanti da oltre 700 fonti internazionali, con classificazione AI, TL;DR sintetici e timeline cluster su singole storie.

Navigazione

  • Home
  • Archivio
  • Editor's Brief
  • Cerca
  • Il tuo account
  • Newsletter tech/AI

Informazioni legali

  • Privacy Policy
  • Termini di servizio
  • Cookie Policy

© 2026 Sparktech S.R.L. — Tutti i diritti riservati. Sito gestito e manutenuto da Sparktech S.R.L.

Sede legale: Corso Libertà 55, 13100 Vercelli (VC), Italia · P.IVA / C.F. 02835910023 · Contatti: admin@warptechlab.com

Home
Storia in 3 fonti

Negosiasi Damai Meruncing: Trump Perketat Syarat, Iran Tegas Menolak

Presiden Trump berupaya mengubah syarat kesepakatan untuk akhiri perang di Timur Tengah. Namun Iran menolak jika hak rakyatnya tidak dijamin.

Raccontata dainternasional.kompas.comnews.detik.comfinance.detik.com

Confronto fonti

3 prospettive sulla stessa storia
AI · summaries
news.detik.comStai leggendo9 h fa

Negosiasi Damai Meruncing: Trump Perketat Syarat, Iran Tegas Menolak

Presiden Trump berupaya mengubah syarat kesepakatan untuk akhiri perang di Timur Tengah. Namun Iran menolak jika hak rakyatnya tidak dijamin.

originale
internasional.kompas.com16 h fa

Tak Mau Ulangi Jejak Obama, Trump Perketat Tawaran Damai dengan Iran

Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah memperketat persyaratan dalam draf kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang di Iran.

Leggi questa versione → originale

Timeline cronologica

  1. venerdì 29 maggio 2026·internasional.kompas.com

    AS dan Iran Hampir Capai Kesepakatan, Tinggal Tunggu Trump

    AS dan Iran disebut hampir mencapai kesepakatan memperpanjang gencatan senjata, namun masih menunggu persetujuan Donald Trump.

  2. venerdì 29 maggio 2026·internasional.kompas.com

    Trump Sebarkan Draf Damai Perang Iran ke Sekutunya, Akhir Konflik?

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah mengedarkan draf perjanjian damai perang Iran kepada para sekutunya, termasuk Israel.

finance.detik.com1 g fa

Trump Ultimatum Iran Buka Total Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran segera membuka selat Hormuz.

Leggi questa versione → originale
  • venerdì 29 maggio 2026·news.detik.com

    Trump Sedang Buat 'Keputusan Akhir' soal Kesepakatan dengan Iran

    Presiden Trump sedang mempertimbangkan keputusan akhir terkait perang dengan Iran, termasuk kesepakatan damai dan isu senjata nuklir.

  • sabato 30 maggio 2026·internasional.kompas.com

    Trump Siap Ambil Keputusan Final Soal Iran, tapi Ada Syarat yang Bikin Teheran Berang

    Presiden AS Donald Trump menyatakan, dirinya akan segera mengambil keputusan akhir terkait proposal perpanjangan gencatan senjata dengan Iran

  • sabato 30 maggio 2026·news.detik.com

    Trump Hanya Terima Kesepakatan dengan Iran Jika Syarat-syaratnya Dipenuhi

    Pejabat Gedung Putih menyatakan Trump hanya akan setuju damai dengan Iran jika syaratnya dipenuhi.

  • sabato 30 maggio 2026·news.detik.com

    Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS soal Isu Nuklir

    Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tidak ada negosiasi nuklir saat fokus mengakhiri perang.

  • sabato 30 maggio 2026·finance.detik.com

    Trump Ultimatum Iran Buka Total Selat Hormuz

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Iran segera membuka selat Hormuz.

  • domenica 31 maggio 2026·internasional.kompas.com

    Tak Mau Ulangi Jejak Obama, Trump Perketat Tawaran Damai dengan Iran

    Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah memperketat persyaratan dalam draf kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang di Iran.

  • domenica 31 maggio 2026·news.detik.com

    Negosiasi Damai Meruncing: Trump Perketat Syarat, Iran Tegas Menolak

    Presiden Trump berupaya mengubah syarat kesepakatan untuk akhiri perang di Timur Tengah. Namun Iran menolak jika hak rakyatnya tidak dijamin.

  • domenica 31 maggio 2026·internasional.kompas.com

    Iran Tuntut Hak Rakyatnya, Tegaskan Tak Percaya dengan Janji AS

    Negosiator utama Iran, Ghalibaf, mengatakan tidak akan ada kesepakatan dengan AS tanpa hasil nyata dan jaminan atas hak-hak warga Iran.