WARPTECHNEWS · LAB
HomeAIBusinessTechArchive
WARPTECH LAB NEWS

Warptech Lab News aggrega le notizie più rilevanti da oltre 700 fonti internazionali, con classificazione AI, TL;DR sintetici e timeline cluster su singole storie.

Navigazione

  • Home
  • Archivio
  • Editor's Brief
  • Cerca
  • Il tuo account
  • Newsletter tech/AI

Informazioni legali

  • Privacy Policy
  • Termini di servizio
  • Cookie Policy

© 2026 Sparktech S.R.L. — Tutti i diritti riservati. Sito gestito e manutenuto da Sparktech S.R.L.

Sede legale: Corso Libertà 55, 13100 Vercelli (VC), Italia · P.IVA / C.F. 02835910023 · Contatti: admin@warptechlab.com

Home
Storia in 2 fonti

Pembunuh Anak 15 Tahun Divonis 10 Bulan Penjara dan Tak Dipecat, LBH Medan Pertanyakan Peradilan Militer

LBH Medan mempertanyakan keputusan Pengadilan Militer - I Medan yang memvonis Sertu Riza Pahlevi, pembunuh MHS (15) hanya dengan penjara 10 bulan

Raccontata danews.detik.commedan.kompas.com

Confronto fonti

2 prospettive sulla stessa storia
AI · summaries
medan.kompas.comStai leggendo1 g fa

Pembunuh Anak 15 Tahun Divonis 10 Bulan Penjara dan Tak Dipecat, LBH Medan Pertanyakan Peradilan Militer

LBH Medan mempertanyakan keputusan Pengadilan Militer - I Medan yang memvonis Sertu Riza Pahlevi, pembunuh MHS (15) hanya dengan penjara 10 bulan

originale
news.detik.com4 g fa

Prajurit TNI Aniaya Siswa SMP hingga Tewas Tetap Divonis 10 Bulan Penjara

Pengadilan Militer Tinggi I Medan memperkuat vonis anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, yang menganiaya anak SMP berinisial MHS (15) hingga tewas.

Leggi questa versione → originale

Timeline cronologica

  1. martedì 26 maggio 2026·news.detik.com

    Prajurit TNI Aniaya Siswa SMP hingga Tewas Tetap Divonis 10 Bulan Penjara

    Pengadilan Militer Tinggi I Medan memperkuat vonis anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, yang menganiaya anak SMP berinisial MHS (15) hingga tewas.

  2. venerdì 29 maggio 2026·medan.kompas.com

    Pembunuh Anak 15 Tahun Divonis 10 Bulan Penjara dan Tak Dipecat, LBH Medan Pertanyakan Peradilan Militer

    LBH Medan mempertanyakan keputusan Pengadilan Militer - I Medan yang memvonis Sertu Riza Pahlevi, pembunuh MHS (15) hanya dengan penjara 10 bulan