Serangan itu disebut menggunakan rudal hipersonik Oreshnik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Rusia menghujani ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan serangan rudal dan drone besar-besaran yang menewaskan empat orang pada Minggu pagi.

During the attacks, Moscow used a rare nuclear-capable ballistic missile – dubbed Oreshnik – which it has said cannot be intercepted. | World News

Serangan itu disebut menggunakan rudal hipersonik Oreshnik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Ini menjadi ketiga kalinya senjata mutakhir Oreshnik digunakan Rusia dalam perang yang telah berlangsung selama empat tahun tersebut.