KYIV, KOMPAS.com – Rusia kembali meluncurkan serangan udara masif ke ibu kota Ukraina, Kyiv, Minggu (24/5/2026).

Serangan besar-besaran yang melibatkan drone dan rudal balistik hipersonik Oreshnik ini dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 83 orang lainnya.Ini menjadi ketiga kalinya senjata mutakhir Oreshnik digunakan Rusia dalam perang yang telah berlangsung selama empat tahun tersebut.

Baca juga: Rudal Oreshnik Rusia Hantam Ukraina, Apa yang Perlu Diketahui?

Dampak ledakan masif ini meluluhlantakkan bangunan di berbagai sudut kota Kyiv, termasuk area dekat kantor pemerintahan, pemukiman warga, sekolah, hingga pasar tradisional.

Dilansir dari Associated Press, rudal Oreshnik dirancang mampu membawa hulu ledak nuklir maupun konvensional.