Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan Senin (18/5/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah tekanan pasar global

IHSG anjlok 4,35% pada sesi perdagangan Senin (18/5/2026) akibat aksi jual investor asing pada saham big caps.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta investor dan pelaku pasar tidak berlebihan dalam merespons rebalancing MSCI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu usai libur panjang. Mengawali pekan ini, IHSG dibuka anjlok ke zona merah di level 6.500-an.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah sejak pembukaan perdagangan hari ini, Senin (18/5). IHSG terpantau terus melemah mendekati level 6.300-an.

Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Senin (18/5). IHSG melemah lebih dari 4% ke level 6.400-an. Apa yang terjadi?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan Senin (18/5/2026).

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahannya. IHSG melemah nyaris 4% ke level 6.300-an.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap biang kerok Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sendirian di Asia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (22/5/2026)