Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (18/5) imbas akumulasi sentimen global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah tekanan pasar global

IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

IHSG anjlok 4,35% pada sesi perdagangan Senin (18/5/2026) akibat aksi jual investor asing pada saham big caps.

IHSG menjadi bursa saham terlemah di kawasan Asia hari ini.

Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Senin (18/5). IHSG melemah lebih dari 4% ke level 6.400-an. Apa yang terjadi?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu usai libur panjang. Mengawali pekan ini, IHSG dibuka anjlok ke zona merah di level 6.500-an.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (18/5) imbas akumulasi sentimen global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sepanjang perdagangan Senin (18/5/2026).

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hampir 2% di sesi awal perdagangan hari ini, Kamis (21/5/2026).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap biang kerok Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sendirian di Asia.