IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah tekanan pasar global

IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

IHSG anjlok 4,35% pada sesi perdagangan Senin (18/5/2026) akibat aksi jual investor asing pada saham big caps.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu usai libur panjang. Mengawali pekan ini, IHSG dibuka anjlok ke zona merah di level 6.500-an.

Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Senin (18/5). IHSG melemah lebih dari 4% ke level 6.400-an. Apa yang terjadi?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup di zona merah.

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

IHSG bergerak fluktuatif di level 6.200-an, melemah 24 poin di perdagangan pagi. Transaksi mencapai Rp 1,91 triliun dengan 259 saham menguat.