Jakarta -

Genap setahun Purbaya Yudhi Sadewa menakhodai Kementerian Keuangan. Eks Ketua Dewan Komisioner LPS itu datang ketika ekonomi Indonesia tengah tertekan dan dibayangi pesimisme.Dengan gaya komunikasi 'koboi' yang ceplas-ceplos dan penuh kejutan, Purbaya mengeluarkan sejumlah kebijakan, mulai dari menggelontorkan Rp 200 triliun dana pemerintah ke Himbara hingga memelototi belanja Kementerian/Lembaga.Setahun berlalu, pertumbuhan ekonomi memang terlihat lebih tinggi setelah Purbaya menjabat. Rata-rata pertumbuhan empat kuartal sebelum Purbaya sekitar 4,99%, sementara empat kuartal setelahnya mencapai 5,33%, atau naik 0,34 poin persentase.

"Kalau desainnya sesuai dengan yang saya dan Pak Presiden inginkan saat itu, harusnya kita sudah tumbuh lebih cepat. Harusnya kita sudah di kisaran 6%." Kata Purbaya kepada detikcom dalam sebuah wawancara khusus, Selasa (8/9) kemarin.Namun tantangan belum selesai. Dengan target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 8%, seberapa optimistis Purbaya bisa membawa ekonomi Indonesia mencapai angka tersebut? Simak wawancara khusus detikcom bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam program detikSore hari ini, Kamis (10/9/2025) jam 15.00 WIB.