Jakarta -

PT Nusantara Halmahera Minerals (PT NHM) memperoleh anugerah Ekonomi Hijau untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Wilayah. Dalam hal ini, perseroan mampu menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan.Penghargaan tersebut diberikan dalam gelaran detikcom Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang digelar hari ini di Menara Bank Mega, Kamis (3/9/2026).Diketahui, PT Nusa Halmahera Minerals turut memberdayakan masyarakat lokal di wilayah operasionalnya di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang mencakup sekitar 70% dari total tenaga kerja perusahaan.Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan, PT NHM berkontribusi terhadap pembangunan di wilayah sekitar kegiatan operasional perusahaan, khususnya di 83 desa di lima kecamatan sekitar tambang, yaitu Kecamatan Kao, Kecamatan Kao Teluk, Kecamatan Kao Barat, Kecamatan Kao Utara, dan Kecamatan Malifut.Program PPM PT NHM ini berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, hingga kelembagaan masyarakat.Lebih lanjut, pada bidang pendidikan PT NHM memberikan beasiswa kepada 1.527 mahasiswa program Sarjana dan Pascasarjana yang berasal dari wilayah lingkar tambang dan tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.Untuk menunjang kelancaran kegiatan pendidikan di daerah sekitar tambang, perusahaan juga memberikan dukungan dana operasional kepada tenaga pengajar honorer di jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA, dan juga menyediakan fasilitas antar jemput sekolah untuk para siswa di Kecamatan Malifut, Kao, dan Kao Utara.Kemudian untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitar tambang, PT NHM memberikan bantuan biaya pengobatan masyarakat kurang mampu, khususnya warga lingkar tambang serta masyarakat Halmahera Utara dan Maluku Utara yang membutuhkan layanan pengobatan rujukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya di Tobelo, Ternate, Manado, hingga Jakarta.PT NHM juga mendukung program peningkatan kapasitas lebih dari 700 Kader Kesehatan Desa dari lima kecamatan melalui pendampingan, monitoring, dan evaluasi, agar setiap Kader Kesehatan mampu mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, terlibat aktif pada pelaksanaan posyandu, membantu bidan desa, melakukan pendataan kasus, serta koordinasi tindak lanjut dengan fasilitas atau tenaga kesehatan.Di bidang ekonomi, PT NHM mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan hortikultura masyarakat sekitar tambang yang berfokus pada peningkatan luas tanam, produktivitas komoditas unggulan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah desa.PT NHM juga bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Provinsi Maluku Utara dalam program Vocational Training for Youth di Kecamatan Kao Teluk dan Malifut. Program tersebut mendorong kaum muda produktif di desa dapat memiliki kompetensi, keterampilan yang berpotensi untuk mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan, memiliki kreativitas dan inovasi, serta mendorong komitmen pemerintah setempat untuk tindak lanjut pasca pelatihan.Selain itu, Perseroan turut mendukung pengembangan sosial dan budaya di sekitar wilayah operasional melalui mendukung tersedianya sarana dan prasarana ibadah serta kegiatan-kegiatan masyarakat di bidang keagamaan, serta berpartisipasi dalam program-program pelestarian budaya dan kearifan lokal setempat.Terakhir, sejak tahun 2019 PT NHM juga mendukung pelestarian adat dan budaya masyarakat Empat Suku, yaitu Towiliko, Boeng, Modole dan Pagu sebagai upaya mengayomi dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di sekeliling wilayah kerja perusahaan.