Jakarta -

Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 4,53 triliun untuk pagu anggaran 2027. Sebagian usulan tambahan dana ditujukan untuk keberlanjutan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan secara umum tambahan dana itu akan digunakan untuk memperkuat kelembagaan koperasi, mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat pengawasan dan pendampingan koperasi."Total usulan sebesar Rp 4,53 triliun. Usulan tersebut terdiri atas penguatan dukungan operasional sebesar Rp 541 miliar dan penguatan program teknis sebesar Rp 3,99 triliun," kata Ferry dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Dalam paparnya, Ferry mengatakan dari usulan tambahan anggaran 2027 tersebut, sebanyak Rp 1,25 triliun di antaranya akan digunakan untuk keberlanjutan program KDKMP atau lebih sering disebut sebagai Kopdes melalui pengawasan dan pendampingan koperasi."Fokus pengawasan dan pendampingan koperasi dan KDKMP sebesar Rp 1,25 triliun untuk pendampingan KDKMP dan koperasi yang lainnya, termasuk juga penugasan, monitoring dan evaluasi, serta penilaian kesehatan dan penanganan pengaduan koperasi," kata Ferry.Namun ia menegaskan anggaran sebesar Rp 1,25 triliun tadi tidak digunakan hanya untuk pendampingan Kopdes Merah Putih, namun juga untuk seluruh koperasi yang sudah berdiri dengan jumlah mencapai ratusan ribu."Tanggung jawab Kementerian Koperasi kan tidak hanya KDKMP. Tapi juga ada melakukan pembinaan, pengembangan terhadap koperasi-koperasi yang existing, sudah ada, yang jumlahnya juga ratusan ribu juga," tegasnya saat ditemui usai rapat.Selain untuk program Kopdes, anggaran tambahan itu rencananya akan diarahkan ke sejumlah program utama yang berkaitan dengan pengembangan koperasi. Di mana alokasi terbesar adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) yang mencapai sekitar Rp 1,982 triliun.Kemudian Kemenkop juga mengusulkan Rp 966 miliar di antara tambahan anggaran 2027 tadi untuk penguatan kelembagaan dan transformasi koperasi. Program ini mencakup penguatan fungsi dan layanan, integrasi sistem informasi, serta penerapan tata kelola berbasis data.Lebih lanjut, sebesar Rp 333,72 miliar akan diarahkan untuk program hilirisasi dan pengembangan usaha koperasi. Anggaran tersebut mencakup pengembangan jenis usaha, penguatan rantai pasok, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan fungsi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai offtaker produk masyarakat desa.Terakhir sisa tambahan anggaran sebesar Rp 541 miliar akan digunakan untuk program Sekretariat Kementerian yang mencakup penguatan perencanaanevaluasi, reformasi birokrasi dan SDM aparatur, layanan hukum, komunikasi publik, serta pengadaan dan pengelolaan serta pengawasan internal.Tonton juga video "Prabowo Bakal Bikin Koperasi Merah Putih Punya Klinik Kesehatan"