Jakarta -
Sebuah bom mobil meledak di depan kantor polisi di Meksiko, melukai tujuh orang.Ledakan bom pada hari Minggu (30/8) malam waktu setempat itu, terjadi di Ojocaliente di negara bagian Zacatecas, tempat dua kartel narkoba terbesar Meksiko bersaing untuk menguasai rute perdagangan narkoba.Ini adalah serangan ledakan ketiga di Zacatecas dalam waktu kurang dari seminggu.
"Bahan peledak itu ditempatkan di dalam kendaraan pribadi dan menyebabkan kerusakan fisik pada kantor polisi dan properti yang terletak di dekatnya," kata sekretaris pemerintah negara bagian Rodrigo Reyes di Facebook, dilansir kantor berita AFP, Senin (31/8/2026). Enam warga sipil dilaporkan terluka, kata Reyes dalam unggahan sebelumnya. Dia menambahkan bahwa mereka sedang menerima perawatan medis.Reyes mengatakan, seorang petugas polisi juga terluka dalam ledakan tersebut, sehingga total jumlah korban luka sebanyak 7 orang. Ledakan bom mobil itu merusak 13 kendaraan, termasuk dua mobil patroli polisi.Zacatecas sangat penting bagi perdagangan narkoba karena menghubungkan Meksiko tengah dengan utara dan barat negara itu, serta memiliki rute yang penting untuk penyelundupan kokain dan narkotika lainnya ke Amerika Serikat.Kekerasan narkoba yang mengerikan telah melanda negara bagian ini selama bertahun-tahun. Mayat-mayat ditemukan dan orang-orang hilang hampir setiap hari hingga keadaan sempat relatif tenang.










