Denpasar -

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan serius kepada jajarannya di Kabinet Merah Putih. Ia mewanti-wanti agar jajarannya keluar dari kabinet jika merasa tidak sanggup bekerja di tanggal merah.Pernyataan Prabowo ini diutarakan saat groundbreaking pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi, Selasa (25/8/2026). Prabowo mengatakan kabinetnya terus bekerja hampir tanpa mengenal hari libur."Hari ini hari penting, walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah," kata Prabowo.

"Dan itu risiko, risiko pengabdian. Yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara," lanjutnya. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan ucapan selamat memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya memperingati Maulid Nabi dengan tetap bekerja keras."Kita tetap bekerja karena kita juga menyadari kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, kita selalu menjunjung tinggi agama. Kita juga harus berkarya, bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita," lanjutnya.Diketahui, Prabowo sudah beberapa kali menyampaikan pesan serupa. Menteri yang tidak sanggup bekerja secara maksimal dipersilakan mundur atau minggir.