Singapura -

Singapura akan membuat pulau reklamasi baru. Pulau itu akan menggabungkan tiga pulau kecil di sisi selatan Singapura.Dilansir Channel News Asia dan The Straits Times, Senin (24/8/2026), rencana reklamasi itu diumumkan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong saat berpidato dalam National Day Rally 2026, Minggu (23/8).Pengumuman itu diawali dengan cerita Wong soal pembangunan industri pengolahan minyak atau refinery yang dilakukan sesaat setelah Singapura merdeka. Wong menyebut saat itu industri refinery dibangun di tiga pulau, yakni Pulau Pesek, Pulau Ayer Chawan dan Pulau Merlimau.

Proyek itu, katanya, telah membuat Singapura menjadi pusat refinery dunia. Dia mengatakan para pendiri Singapura kemudian mengembangkan industri petrokimia yang lengkap bersama dengan pusat refinery."Untuk membangunnya, kita butuh ruang yang lebih. Jadi, kita melakukan reklamasi. Kita menggabungkan sejumlah pulau dan membangun Pulau Jurong. Saat ini, Pulau Jurong telah menjadi hub dunia untuk energi dan kimia," ucapnya.

Dia mengatakan investasi pada masa lalu telah membawa kemakmuran bagi rakyat Singapura. Kini, katanya, kondisi dunia membawa tantangan baru bagi Singapura.Wong mengatakan Pemerintah Singapura memikirkan rencana untuk mendukung masa depan. Dia lalu mengungkap rencana reklamasi untuk menggabungkan tiga pulau, yakni Pulau Semakau, Pulau Bukom, dan Pulau Sudong.Ketiga pulau itu berada di selatan Pulau Jurong. Menurutnya, rencana reklamasi itu sedang dibahas secara hati-hati."Ada Semakau yang saat ini menjadi tempat pengolahan limbah. Bukom, tempat industri refinery pertama kita masih beroperasi. Pulau Sudong dan beberapa pulau lebih kecil di sini. Dalam beberapa dekade mendatang, kami ingin menggabungkan beberapa pulau ini menjadi satu pulau besar seperti kita membuat Pulau Jurong," ucapnya.