BORONG, KOMPAS.com — Hingga hari kesembilan pascagempa bumi yang mengguncang Flores, tercatat 30 orang meninggal dunia di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Data tersebut disampaikan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, saat mendampingi Gubernur NTT Melki Lakalena meninjau posko pengungsian di Mabako, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026).Bupati Agas mengatakan, sejumlah wilayah di Manggarai Timur mengalami dampak cukup parah akibat gempa.

Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Lamba Leda Utara, Kecamatan Sambirampas, serta sejumlah wilayah di bagian utara Kecamatan Elar.

Baca juga: NTT Diguncang Lebih dari 5.000 Gempa Susulan Pascagempa M 7,7 Flores

"Saya baru saja kembali dari lokasi terdampak sehubungan dengan kunjungan Wakil Presiden beserta sejumlah gubernur dan menteri. Banyak warga telah mengungsi di posko-posko serta tenda-tenda yang didirikan oleh pemerintah maupun secara swadaya," kata Agas.