MIMIKA, KOMPAS.com - Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, masyarakat Distrik Jila masih trauma pasca gangguan keamanan yang dilakukan kelompok OPM saat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Terutama, kelompok anak-anak, perempuan dan lansia."Terkait situasi di sana, masyarakat ini trauma. Mereka memiliki ketakutan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka tidak bisa pergi ke kebun dan lain-lain," kata Rettob di kediaman pribadinya, Kamis (20/8/2026) malam.
Oleh karena itu, Pemkab Mimika berencana mengirim bantuan bahan makanan untuk membantu masyarakat di sana.
Baca juga: 2 Maskapai Hentikan Sementara Penerbangan di Jila Mimika Imbas Penculikan 9 Wanita
Menurutnya, pemkab menyiapkan tiga ton beras beserta bahan makanan hingga peralatan memasak bagi masyarakat Jila yang menjadi korban konflik bersenjata.







