Jakarta -
Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di kompleks parlemen Senayan menjadi sorotan. Dalam momen tersebut, Prabowo bersalaman dan memberikan hormat kepada Jokowi.Pantauan detikcom pada Jumat (14/8/2026), Prabowo langsung turun dari mimbar pidato dan menyalami para tamu yang hadir setelah sidang ditutup oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin.Kemudian, sekitar pukul 11.49 WIB, Prabowo menghampiri Jokowi.
Tampak Prabowo awalnya memberi hormat kepada Jokowi, yang kemudian dibalas hormat pula oleh Jokowi. Setelah itu, keduanya saling bersalaman dan berbincang singkat. Keduanya juga sempat tertawa bersama, dan Jokowi terlihat memberikan gestur acungan jempol kepada Prabowo.Selanjutnya, Prabowo menyalami Wakil Presiden ke-11 RI Boediono, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, serta pejabat-pejabat lainnya.
Pidato PrabowoDalam pidatonya, Prabowo menyinggung beberapa hal penting. Salah satunya terkait pengajaran bahasa asing di tingkat sekolah dasar (SD).Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah akan memulai pembelajaran bahasa asing sejak anak duduk di kelas 1 SD. Bahasa yang diajarkan, kata dia, adalah bahasa-bahasa yang dinilai paling penting dan banyak digunakan di berbagai negara.Prabowo berpidato saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Agung Pambudhy/detikFoto"Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing; bahasa yang paling penting: bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa Jepang, Korea, bahasa Spanyol, dan bahasa Prancis," ucap Prabowo saat pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).Selain itu, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin anak-anak Indonesia belajar dalam keadaan lapar."Tapi itulah kenyataan yang kita hadapi dan kita laksanakan pada pagi hari ini untuk mengatasi itu, untuk mengatasi stunting yang masih dialami oleh anak-anak kita di beberapa tempat setinggi 25 persen, 1 dari 4 anak Indonesia ada yang mengalami stunting," kata Prabowo.








