Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menegaskan barang-barang bersubsidi akan disalurkan atau dijual melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia mengatakan, ke depan barang-barang subsidi tidak boleh sembarangan diperdagangkan."Rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus melalui koperasi, koperasi yang dibantu, diperkuat, diberdayakan. Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui koperasi merah putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan," kata dia dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 & Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).Ia menegaskan, barang yang disubsidi pemerintah menggunakan uang rakyat, sehingga harus disalurkan tepat sasaran. Selain itu, barang subsidi juga sering kali disalahgunakan dalam perdagangan di pasar.
Untuk memberantas permainan itulah barang subsidi ditargetkan hanya disalurkan melalui Kopdeskel Merah Putih. Ia menegaskan, pemerintah bukan anti pasar, tetapi banyak pemodal besar yang memanipulasi."Tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar. Kita tidak anti pasar, tidak bisa kita anti pasar. Ekonomi adalah didasarkan pada bergeraknya pasar. Tapi pasar bisa dimanupulasi! Pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar," tegasnya.Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, negara bisa menguasai rantai pasok sendiri. Ia menargetkan, sebanyak bangunan 30.000 Kopdeskel akan berdiri dan beroperasi pada akhir 2026."Target kita akhir tahun 2026 harus 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik," pungkasnya.








