JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong merespons Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang menyatakan PDI-P tidak akan bergabung dengan kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bahtra menyampaikan, Gerindra menghargai dan menghormati keputusan PDI-P untuk tetap berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang.
"Dalam demokrasi, keberadaan kekuatan politik yang menjalankan fungsi kontrol dan kritik justru penting untuk memastikan mekanisme checks and balances berjalan sehat, sehingga pemerintah dapat terus dikawal agar berada di jalur yang pas," ujar Bahtra kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2026).Baca juga: Megawati Sudah Sampaikan ke Prabowo, PDI-P Tak Akan Masuk Kabinet
Bahtra menjelaskan, Prabowo sudah sering menyampaikan kepada semua partai, termasuk yang oposisi, bahwa perbedaan pandangan tidak membuat rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan hilang untuk terus membangun bangsa.
Dia pun mengungkit hubungan Prabowo dan Megawati yang memiliki sejarah yang panjang, dan terjalin cukup baik.








