JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengaku telah menyampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa PDI-P tidak akan masuk kabinet pemerintahan Prabowo.
Megawati mengatakan, partainya telah memutuskan pilihan untuk berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang, meski bukan berarti PDI-P menjadi oposisi pemerintah."Makanya saya katakan, 'Pak Prabowo, Mas Presiden, saya minta untuk', saya datang benar, ngomong baik-baik, ‘saya tidak akan’, ditawari untuk masuk, 'saya tidak masuk ke kabinet pak, terima kasih banget," kata Megawati dalam acara Ekspose Naskah Sumber Arsip Dasar Negara II: Masa Reses dan Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan (BPUPK) 10 s.d. 17 Juli 1945, Senin (10/8/202), dikutip dari YouTube BPIP.
Baca juga: Dengar 1 Juta Orang Pintar Nganggur, Megawati: Nanti Diambil Negara Lain, Jangan Ketawa...
"Saya akan berada di luar sebagai penyeimbang', dengerin tuh semua, saya bukan oposisi tahu! enak saja!'" kata Megawati melanjutkan.
Mulanya, Megawati memaparkan pandangannya mengenai sistem pemerintahan Indonesia.








