Penulis: Rizki Nugraha/DW Indonesia
KOMPAS.com - Pengangguran anak muda di dunia meningkat tahun lalu, lapor Organisasi Buruh Internasional (ILO) pekan ini. Kenaikan paling tajam terjadi di sejumlah negara berpendapatan tinggi, ketika kecerdasan buatan mulai mengubah pasar kerja.Pemulihan yang sempat muncul namun berumur pendek di pasar kerja anak muda setelah pandemi Covid-19 kini terhenti, kata badan ketenagakerjaan PBB.
Lembaga yang menginduk kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu mengatakan tingkat pengangguran global kaum muda naik dari 12,3 persen pada 2024 menjadi 12,4 persen tahun lalu. Angka itu setara dengan 67 juta penganggur berusia 15 hingga 24 tahun.
Sementara itu, proporsi anak muda yang tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan (NEET) sedikit meningkat menjadi 20 persen. Kondisi itu memengaruhi lebih dari 257 juta orang, menurut laporan ILO Global Employment Trends for Youth 2026.
Baca juga: Butuh Tenaga Kerja, Rusia Lirik Pengangguran India












