ISLAMABAD, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata 60 hari dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Islamabad yang seharusnya berakhir pada 17 Agustus 2026.
"Kedua belah pihak telah menyampaikan persetujuan mereka kepada pihak penengah untuk memperpanjang tenggat waktu tersebut," ujar seorang sumber yang mengetahui proses mediasi itu kepada Anadolu pada Rabu (12/8/2026)."Kedua belah pihak masih saling bertukar pesan untuk menentukan durasi perpanjangan tersebut," tambah sumber itu.
Baca juga: Trump Pakai Senjata Lama Lawan Iran, Teheran Pun Tahu Cara Bertahan
Diketahui, gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan pada bulan April tersebut telah ditandatangani pada 17 Juni.
Akan tetapi, perundingan itu terhenti akibat perbedaan pendapat mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, salah satu jalur paling strategis di dunia untuk pasokan energi dan perdagangan global.












