LONDON, KOMPAS.com – Drone pengawasan yang digunakan pasukan khusus Inggris ternyata dilengkapi kamera dengan komponen buatan China yang terdeteksi mengirim data ke sebuah alamat IP (Internet Protocol Address) di China.
Temuan itu diungkap The Telegraph setelah penyelidikan terhadap armada drone K3 Scout milik Royal Navy, yang digunakan oleh Royal Marines.Kamera pada drone diketahui mengirimkan heartbeat communications, yakni data yang digunakan untuk mengonfirmasi bahwa perangkat sedang terhubung dan berfungsi normal, ke sebuah alamat IP di China.
Baca juga: Spyware China Dilaporkan Menyebar di 13 Negara, Bisa Curi Hampir Semua Data
Konektivitas internet kamera dicabut
Royal Marines telah menggunakan armada K3 Scout senilai 12 juta pound sterling atau sekitar Rp 288 miliar sejak Maret 2026.










