SEOUL, KOMPAS.com – Korea Utara disebut tidak menindaklanjuti upaya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membuka dialog dengan Korea Selatan.

Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun beberapa hari setelah Prabowo mengungkap bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sempat meminta bantuannya untuk membuka komunikasi dengan Pyongyang.Dalam konferensi pers pada Rabu (5/8/2026), yang dikutip Reuters, Cho Hyun mengatakan bahwa pembicaraan multilateral yang melibatkan Korea Utara, Amerika Serikat, dan China saat ini secara realistis sulit diwujudkan, menandakan masih buntunya diplomasi dengan Pyongyang.

Baca juga: Prabowo Mengaku Diminta Presiden Korsel Jadi Mediator Damai dengan Korut

Cho menambahkan isu Korea Utara akan menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasannya dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Ia juga mengungkap bahwa Indonesia pernah berupaya mengatur dialog antara Korea Selatan dan Korea Utara. Namun, menurut Cho, Pyongyang tidak menindaklanjuti usulan tersebut.