SEOUL, KOMPAS.com - Gelombang panas di Korea Selatan diperkirakan mencapai puncaknya pada Kamis (6/8/2026).
Suhu di ibu kota Seoul bahkan mencapai 39 Celsius hingga menyebabkan lebih dari 20 kematian."Gelombang panas ekstrem dalam skala yang belum pernah kita alami sebelumnya terus berlanjut dari hari ke hari," kata Presiden Korsel, Lee Jae Myung dalam pertemuan tanggap gelombang panas pada hari Kamis, dikutip dari Channel News Asia.
"Kondisi gelombang panas yang dulunya hanya terlihat dalam laporan berita luar negeri kini telah menjadi kenyataan kita," sambungnya.
Baca juga: Kantor Federasi Korsel Digerebek Polisi Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Pemerintah diminta "all out"













