TAIPEI, KOMPAS.com – Pemerintah Taiwan resmi memulai latihan militer tahunan Han Kuang berdurasi 10 hari mulai Rabu (5/8/2026).

Latihan skenario perang ini dirancang untuk memperkuat kesiapsiagaan pulau tersebut jika China merealisasikan serangannya untuk mengambil alih Taiwan secara paksa.Salah satu fokus utama dalam rangkaian latihan ini adalah memastikan roda pemerintahan tetap dapat beroperasi secara efektif apabila terjadi situasi kritis atau konflik bersenjata.

Baca juga: Patroli Kapal Penjaga Pantai China Semakin Intens, Bikin Taiwan Waswas

Dalam simulasi yang digelar pada Rabu malam, Presiden Taiwan Lai Ching-te bersama sekelompok pejabat senior dievakuasi menuju pusat komando menggunakan kendaraan pengangkut personel lapis baja.

Juru bicara Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo, menyatakan dalam kegiatan tersebut, Lai dan anggotanya melakukan latihan memimpin operasi pertahanan dan menjaga keberlanjutan fungsi pemerintah dalam situasi darurat.