DHAKA, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Bangladesh yang digulingkan, Sheikh Hasina pada Rabu (5/8/2026) berencana untuk kembali ke negaranya dari pengasingan di India pada Desember.
Diketahui, ia menghadapi hukuman mati di Bangladesh atas penindakan berdarah terhadap para demonstran pada 2024.“Saya tahu mereka mungkin memenjarakan saya, atau mereka mungkin membunuh saya, atau apa pun mungkin terjadi, tetapi saya tetap harus kembali,” kata Hasina dalam pidatonya di New Delhi, dikutip dari CNN.
“Rasa takut tidak dapat menentukan kewajiban saya kepada rakyat,” sambungnya.
Dia juga menyerukan agar larangan terhadap partainya, Awami League, dicabut dan tahanan politik dibebaskan.
Baca juga: Jet Tempur JF-17 Pakistan Mau Dibeli Bangladesh, India Waspada













