KOMPAS.com - "Halo, Bapak atau Ibu. Saya bukan AI, saya aktor pengisi suara sungguhan."

Kalimat itu berulang kali diucapkan Shen Anyu di depan kamera. Bukan untuk audisi, bukan juga untuk merekam daily vlog YouTube. Pria berusia 31 tahun asal China itu merekam video tersebut demi satu tujuan: membuktikan bahwa dirinya benar-benar manusia asli.

Sulit dipercaya, tetapi itulah yang dialami Shen, seorang voice over actor, setelah suara aslinya berkali-kali dikira sebagai suara buatan AI (teknologi kecerdasan buatan).

Ironisnya, kesalahan itu bukan terjadi karena Shen benar-benar menggunakan AI. Justru, suara miliknya telah lebih dulu dikloning dan dipakai tanpa izin di berbagai video yang beredar di internet.

Baca juga: Ke Konsultan Mahal, Pelajar China Lebih Pilih Tanya Chatbot AI untuk Tentukan Masa Depan