WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengatakan, helikopter militer yang membawa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat terbang terlalu dekat dengan pesawat penumpang yang lepas landas dari Bandara Nasional Reagan Washington, Selasa (4/8/2026).

Insiden tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang alasan pesawat penumpang diizinkan berangkat sementara Marine One berada di dekatnya.Menyusul kecelakaan antara helikopter militer dan jet komersial pada Januari 2025 yang menewaskan 67 orang, FAA melarang lalu lintas campuran helikopter dan jet di sekitar bandara tersebut.

"Berdasarkan tinjauan keselamatan awal kami, terjadi kehilangan jarak sesaat setelah itu pesawat terus bergerak menjauh satu sama lain," kata FAA, dikutip dari Reuters.

Baca juga: Bisakah Trump Menekan Israel agar Terima Rencana Damai Gaza?

Heli Trump terbang dari Gedung Putih