PARIS, KOMPAS.com - Perusahaan energi Perancis, EDF, mematikan tiga reaktor nuklirnya menurut laporan media setempat, Selasa (4/8/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah kondisi kekeringan mengurangi debit air di Sungai Meuse dan Moselle, sebagaimana dilansir Anadolu via Antara.Dua reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chooz di wilayah Ardennes, timur laut Perancis, serta satu reaktor di fasilitas Cattenom di Moselle masih belum beroperasi hingga Senin (3/8/2026) sore.
Baca juga: Dari Yunani ke Perancis, Kenapa Terjadi Kebakaran Hutan Hebat di Eropa?
EDF mematikan reaktor nomor 1 Chooz pada Sabtu (1/8/2026) malam untuk mematuhi perjanjian tahun 1998 antara Perancis dan Belgia yang mengatur pengelolaan Sungai Meuse.
Reaktor kedua di pembangkit tersebut sudah tidak beroperasi sejak 11 Juli berdasarkan perjanjian yang sama.








