Penulis: Nik Martin/DW Indonesia

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Di tengah kekhawatiran meningkatnya ancaman China terhadap dominasi teknologi Amerika Serikat (AS), pemerintahan Trump pada Selasa (28/7/2026) melarang robot humanoid dan robot berkaki empat buatan luar negeri untuk masuk ke AS. Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena adanya "risiko terhadap keamanan nasional." FCC menjelaskan bahwa robot-robot tersebut mengumpulkan data yang berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memata-matai warga Amerika.

Mereka juga mengkhawatirkan adanya peningkatan kemampuan badan intelijen asing dengan mengambil alih kendali robot tersebut dari jarak jauh.

Langkah ini secara langsung menargetkan China, yang menurut bank Inggris Barclays menyumbang sekitar 85 persen jumlah produksi robot humanoid di dunia pada tahun lalu.

Baca juga: Jepang Berencana Pakai Robot Humanoid untuk Jadi Petugas Bandara