KOMPAS.com - Robert Budi Hartono kini resmi menjadi satu-satunya Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.

Status tersebut diperoleh setelah Bambang Hartono meninggal dunia. Dengan demikian, Robert menjadi pengendali tunggal BCA, bank swasta terbesar di Indonesia.Perubahan pengendalian itu telah dicatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor SR 21/PB.333/2026 tertanggal 29 Juli 2026. Surat tersebut diterima oleh BCA pada 30 Juli 2026.

Corporate Secretary BCA, Rudy Budiardjo, menjelaskan bahwa perubahan pengendalian terjadi karena Bambang Hartono sebelumnya merupakan salah satu pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan (DIA), perusahaan yang menjadi pengendali BCA.

"Dengan perubahan di tingkat perusahaan induk tersebut, Robert resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) BCA secara tunggal," ujar Rudy, dilansir dari Kompas.com, Senin (3/8/2026).

Semenntara itu, Rudy memastikan perubahan status pengendali tidak mengubah porsi kepemilikan saham Robert Budi Hartono di PT DIA.