KOMPAS.com - OpenAI memamerkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Astra. AI ini disebut sebagai "next major model" atau model AI besar berikutnya setelah GPT-5.6 Sol.
Model AI ini belum dirilis resmi kepada publik. AI ini dipamerkan dalam sebuah tulisan berjudul "Ten advances in mathematics and theoretical computer science" yang dipublikasikan di blog resmi OpenAI, baru-baru ini.Dalam postingan tersebut, pengembang chatbot AI ChatGPT ini mengungkapkan bahwa AI Astra dapat menyelesaikan 10 masalah di bidang matematika dan ilmu komputer teoretis.
Masalah-masalah tersebut bukan matematika biasa, melainkan persoalan tingkat lanjut yang banyak digunakan sebagai dasar berbagai bidang ilmu komputer dan teknologi modern.
Mulai dari cara menyusun objek seefisien mungkin di ruang tiga dimensi atau lebih, teori pengodean data agar lebih tahan terhadap kesalahan, efisiensi algoritma dalam melakukan perhitungan, teori grup dalam matematika, kriptografi atau teknologi enkripsi untuk melindungi data, hingga komputasi kuantum dan teori graf.
Baca juga: Zuckerberg: AS Tak Akan Menang kalau Memblokir AI China










