KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada Senin (3/8/2026), meski telah memasuki musim kemarau.

BMKG menjelaskan, musim kemarau tidak berarti hujan akan berhenti sepenuhnya.

Dalam kondisi atmosfer tertentu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi secara lokal.Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, pada periode 27–29 Juli 2026 masih terjadi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah.

Curah hujan tertinggi tercatat di Sumatera Barat mencapai 126 milimeter per hari, disusul Kepulauan Riau 97 mm per hari, Aceh 83,5 mm per hari, dan Jawa Barat 53,4 mm per hari.

"Hujan tersebut didukung oleh aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial yang memengaruhi sebagian wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah," tulis BMKG dalam keterangannya.