KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia masih mengalami hujan lebat dan angin kencang pada Selasa (28/7/2026), meski telah memasuki musim kemarau.

BMKG menjelaskan, pada Dasarian I Juli 2026, kondisi iklim Indonesia memang didominasi curah hujan rendah yang mencakup 72,38 persen wilayah.

Sementara itu, wilayah dengan curah hujan kategori menengah mencapai 25,99 persen, kategori tinggi 1,58 persen, dan kategori sangat tinggi 0,05 persen."Ditinjau dari sifat hujan, sekitar 70,08 persen wilayah mengalami kondisi bawah normal, sedangkan 12,86 persen berada pada kategori normal, 8,29 persen di atas normal, dan 8,78 persen jauh di atas normal," kata BMKG dalam keterangannya.

Kondisi tersebut sejalan dengan perkembangan musim kemarau yang telah terjadi di 423 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5 persen wilayah Indonesia, terutama di sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera bagian selatan, serta sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Baca juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 92W di Dekat Indonesia, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak