KOMPAS.com - Harga bakar bakar minyak (BBM) di Malaysia diperbarui untuk periode 30 Juli 2026 sampai dengan 5 Agustus 2026.

Kementerian Keuangan Malaysia menyatakan, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan sebesar 20 sen ringgit Malaysia per liter.

Sementara itu, BBM bersubsidi untuk periode 30 Juli hingga 5 Agustus tidak mengalami perubahan.Harga produk minyak bumi non-subsidi dipengaruhi oleh pergerakan pasar minyak global selama seminggu terakhir, di mana adanya konflik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Ancaman terhadap rute perdagangan utama, termasuk Selat Hormuz dan Laut Merah, juga telah meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak bumi global,” papar Kementerian Keuangan Malaysia dikutip dari The Star Malaysia, Kamis (30/7/2026),

"Selama konflik tersebut belum mencapai penyelesaian yang definitif, harga produk minyak diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh volatilitas pasar global," sambungnya.