JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah terik matahari, perempuan bernama Denis (60), sedang duduk bersantai sambil berbincang dengan warga sekitar persis di depan rumah penitipan abu jenazah Wan Lin Chie di Jalan Cilincing Rekreasi, Jakarta Utara.
Hampir dua tahun lamanya Denis menghabiskan waktu setiap hari untuk menjaga rumah abu yang sudah berusia sekitar 50 tahun tersebut.Untuk menjadi penjaga rumah abu, Denis harus meninggalkan profesi yang selama ini menjadi andalannya untuk menghidupi keluarga yakni rias pengantin.
"Hidup itu kan misteri. Mana sangka biasa pegang gunting sama alat makeup pengantin, tahu-tahu bisa begini," ujar Denis ketika ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (28/7/2026).
Kini sambil menjaga rumah abu, Denis sesekali mengambil pekerjaan memangkas rambut apabila ada panggilan.
Namun, untuk rias pengantin, ia sama sekali tak pernah mengambil tawaran lagi, karena waktunya sudah habis untuk menjaga rumah penitipan abu jenazah itu.








