PALEMBANG, KOMPAS.com - Pedagang pempek tumpah di Pasar 16 Ilir, Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengaku terdampak setelah unggahan yang menyoroti kualitas dan kebersihan makanan tersebut viral di media sosial.
Salah seorang pedagang senior, Lina atau akrab disapa Cek Lina, mengatakan jumlah pembeli menurun setelah narasi mengenai pempek tumpah Pasar 16 Ilir ramai diperbincangkan.Ia menyayangkan unggahan di media sosial yang dinilai menyamaratakan kualitas produk seluruh pedagang di kawasan tersebut.
Menurut Lina, setiap pedagang memiliki bahan, cara pengolahan, dan kualitas produk yang berbeda-beda.
Baca juga: 8 Pasangan Pilkada di Sumsel Tes Kesehatan, Ada yang Cuma Makan Pempek hingga Minum Jamu
"Berdampak sekali, pembeli jadi berkurang. Padahal tidak semua pedagang seperti itu. Produknya beda-beda, yang buat juga beda-beda," kata Lina.









