WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino diminta menghadap Kongres Amerika Serikat (AS) setelah hubungan dekatnya dengan Presiden Donald Trump menjadi sasaran penyelidikan.

Permintaan itu diajukan Jamie Raskin, anggota Partai Demokrat sekaligus petinggi Komite Kehakiman DPR AS, yang tengah menyelidiki hubungan antara FIFA dan pemerintahan Trump.Dalam surat yang dikirim pada Minggu (26/7/2026), sebagaimana dikutip Reuters, Raskin meminta FIFA menyerahkan berbagai dokumen dan komunikasi yang berkaitan dengan hadiah, pembayaran, maupun manfaat yang diduga diberikan kepada Trump dan orang-orang di lingkarannya.

Baca juga: Presiden FIFA Geram Piala Dunia Terus Dikritik: Kalian Terlalu Larut dalam Kebencian

Ia juga meminta catatan pengunjung kantor FIFA di Trump Tower, New York, yang dibuka pada tahun lalu.

Selain meminta dokumen, Raskin juga meminta Infantino menjalani wawancara resmi yang akan ditranskripsikan sebagai bagian dari penyelidikan.