KOMPAS.com - Roberto Mancini memulai babak kedua sebagai pelatih timnas Italia dengan membawa misi yang lebih besar daripada sekadar mengembalikan performa Gli Azzurri.
Menurut putranya, Andrea Mancini, pelatih berusia 61 tahun itu ingin menebus cara perpisahannya dengan Italia sekaligus membawa timnas Italia kembali berjaya di Piala Dunia.Hal itu diungkapkan Andrea Mancini dalam wawancara dengan Corriere della Sera setelah ayahnya resmi kembali dipercaya menangani tim nasional Italia.
Andrea mengatakan Roberto Mancini sebelum ini terus menyimpan harapan untuk kembali ke kursi pelatih timnas, meski peluang tersebut sempat dianggap mustahil.
"Dia selalu memiliki harapan. Kepulangannya tampak mustahil, tetapi hidup memang penuh kejutan. Justru itulah yang membuat hidup indah," ujar Andrea.
Baca juga: Mancini Kembali Ditunjuk Jadi Pelatih Italia, Ranieri Gantikan Posisi Maldini














