MANILA, KOMPAS.com - Sebuah bom rakitan meledak di dekat pintu masuk Kementerian Kehakiman Filipina pada Senin (27/7/2026) pagi.

Ledakan itu terjadi beberapa jam sebelum sebuah benda yang diduga bom rakitan dan belum meledak ditemukan di dekat Senat negara itu.Ledakan yang terjadi tepat setelah tengah malam dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Penemuan bom kedua yang diduga sebagai bom tersebut terjadi beberapa jam sebelum Presiden Filipina Ferdinand Marcos dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan tahunan.

Baca juga: 3 Kali Ketegangan dalam Sepekan, China Kembali Tembak Meriam Air ke Kapal Filipina

Dua bom diduga saling terkait